SUARAKERATON.ID- Bupati Banggai Laut, Sofyan Kaepa, menegaskan bahwa penerapan pola hidup sehat menjadi kunci utama dalam mencegah penyebaran penyakit Tuberkulosis (TBC) di tengah masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikannya saat membuka Pertemuan Advokasi Kebijakan Pencegahan dan Pengendalian TBC yang digelar Pemerintah Kabupaten Banggai Laut melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinkesPPKB), di Aula Hotel Carabella, Rabu (21/01/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Laut, Syaiful U. Usuria, staf ahli Bupati, para asisten, kepala OPD lingkup Pemkab Banggai Laut, para camat, kepala puskesmas, lurah, sejumlah kepala desa, organisasi non-pemerintah (LSM), sektor swasta, serta lembaga donor.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengadvokasi komitmen pemerintah daerah dalam penanggulangan TBC, memperkuat sistem kesehatan, meningkatkan akses layanan, mengoptimalkan kemitraan termasuk pemerintah-swasta (PPM), serta memastikan keberlanjutan pendanaan melalui berbagai kebijakan strategis.
Dalam sambutannya, Bupati Banggai Laut Sofyan Kaepa menekankan pentingnya kampanye pola hidup sehat sebagai kunci utama pencegahan TBC.
Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat hanya dapat terwujud jika budaya hidup sehat terus-menerus disosialisasikan.
“Mencegah TBC ini kuncinya hanya satu, hidup sehat. Maka hidup sehat ini harus dikampanyekan dan disosialisasikan kepada masyarakat kita. Jangan menunggu harus turun kampanye ke masyarakat langsung,” tegas Bupati Sofyan.
Ia menambahkan, pola hidup sehat dapat dimulai dari hal sederhana seperti mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, cukup istirahat, berhenti merokok, patuh minum obat, serta menjaga kebersihan lingkungan.
Selain itu, Bupati Sofyan juga mengungkapkan bahwa kasus TBC di Banggai Laut terbanyak berada di Kecamatan Banggai, disusul Kecamatan Banggai Tengah. Ia pun meminta agar pemerintah kecamatan segera mengambil langkah konkret.
“Camat Banggai yang baru nanti koordinasi dengan kepala puskesmas, lurah, dan kepala desa untuk segera membentuk tim kerja. Begitu juga kecamatan lainnya. Saya tunggu laporan minggu ini,” tandasnya.***