Berita Utama

Sofyan Kaepa: Lomdes 2026 Jadi Ruang Inovasi dan Evaluasi Kemajuan Desa

6
×

Sofyan Kaepa: Lomdes 2026 Jadi Ruang Inovasi dan Evaluasi Kemajuan Desa

Sebarkan artikel ini

SUARAKERATON.ID- Bupati Banggai Laut Sofyan Kaepa menyebut pelaksanaan Lomba Desa (Lomdes) dan Kelurahan Tahun 2026 menjadi momentum lahirnya inovasi baru dalam tata kelola pemerintahan desa di Kabupaten Banggai Laut.

Hal itu disampaikan Sofyan Kaepa saat membuka kegiatan penilaian Lomdes dan Kelurahan tingkat Kabupaten Banggai Laut Tahun 2026 yang digelar Dinas PMD-P3A di Aula Kantor BKPSDMD Banggai Laut, Kamis (7/5/2026).

Menurutnya, pelaksanaan Lomdes tahun ini berbeda dari sebelumnya karena mengedepankan konsep presentasi dan sesi tanya jawab antar desa peserta bersama tim penilai, tanpa kunjungan langsung ke desa, sebagai langkah efisiensi sekaligus inovasi pelayanan pemerintahan desa.

Bupati Sofyan Kaepa mengatakan, perubahan mekanisme tersebut bukan hanya untuk efisiensi anggaran, tetapi juga sebagai bentuk inovasi dalam pelaksanaan lomba desa.

“Kita tidak perlu buang-buang uang karena kegiatan lomdes. Masyarakat kita tidak sibuk menyiapkan ini dan itu. Lomdes tahun ini merupakan inovasi baru kita,” ujar Sofyan Kaepa dalam sambutannya.

Dalam kesempatan itu, Sofyan Kaepa juga memaparkan sejumlah indikator penting dalam penilaian lomba desa tahun ini. Salah satu fokus utama yakni bidang pendidikan.

Menurutnya, kepala desa harus memahami perkembangan pendidikan di wilayah masing-masing, mulai dari tingkat TK hingga SMA.

“Kepala desa harus tahu perkembangan dunia pendidikan yang ada di desa. Mulai dari tingkat TK, SD, SMP sampai SMA,” tuturnya.

Selain pendidikan, bidang kesehatan juga menjadi perhatian utama dalam penilaian. Ia meminta para kepala desa aktif memantau kondisi pelayanan kesehatan di desa masing-masing, termasuk fasilitas puskesmas pembantu dan keberadaan tenaga kesehatan.

“Desa tidak ada bidan sampaikan. Pustunya tidak layak lagi buatkan proposal. Tugas kepala desa itu urus masyarakatnya sejak lahir sampai meninggal,” jelasnya.

Baca Juga :   Desa Tinakin Laut Raih Terbaik II Kampung KB Berkualitas Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah

Bupati Sofyan Kaepa juga menekankan pentingnya keterlibatan perempuan dalam upaya menurunkan angka stunting di Banggai Laut.

“Kita juga harus menurunkan angka stunting kita. Untuk penurunan angka stunting kita harus melibatkan perempuan. Karena perempuan yang paham kebutuhan gizi anak-anak kita,” katanya.

Tak hanya itu, aspek keamanan dan ketertiban desa turut menjadi indikator penting dalam penilaian. Ia berharap seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda hingga tokoh pendidikan ikut berperan menjaga situasi desa tetap aman dan kondusif.

“Kita butuhkan partisipasi masyarakat dalam setiap pembangunan baik pembangunan yang di desa ataupun di daerah,” tandasnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Sofyan Kaepa juga menginstruksikan Kepala Dinas PMD-P3A untuk mendata kepala desa yang tidak hadir dalam pembukaan kegiatan Lomdes tingkat kabupaten tersebut.

“Saya minta Pak Kadis PMD ya, catat kades tidak hadir. Bawa di meja saya. Tolong ini diperhatikan ya,” tegasnya.

Editor: R. Parham