Berita

Oke, Siap Pak, Jurnalis Sudah Mundur, Tapi Ucapan Aparat Ini Justru Jadi Sorotan!!

17
×

Oke, Siap Pak, Jurnalis Sudah Mundur, Tapi Ucapan Aparat Ini Justru Jadi Sorotan!!

Sebarkan artikel ini

SUARAKERATON.ID – “Oke, siap Pak.” Kalimat sederhana itu disampaikan jurnalis Sulteng Times, Gifari Latimbang, saat ditegur personel pengamanan kegiatan ketika ia menjalankan tugas peliputan Gerak Jalan di Banggai Laut, Rabu (12/08/2026).

Gifari mengaku, setelah selesai meliput pelepasan peserta Gerak Jalan di depan Gedung Ali Hamid, ia berpindah tempat ke bawah Karaton Banggai untuk mencari posisi yang lebih strategis mengambil gambar.

Namun, posisinya berada agak ke tengah yang menjadi jalur kendaraan.

Hanya sekitar satu menit, seorang aparat yang sedang bertugas kemudian menegur.

“Wey gode, ba sorong di situ. Di situ tempat lalu lalang mobil, makanya dikosongkan.” Ucap Gifari menirukan bahasa aparat tersebut.

Gifari tak membantah. Ia pun langsung mundur dari lokasi tersebut.

“Oke, siap Pak,” Jawab Gifari dengan dana santun.

Selesai?
Ternyata belum.
Saat Gifari mulai bergeser dari lokasi tersebut, ia mengaku kembali mendengar ucapan yang justru jadi sorotan.

“Ah, kau ini. Sebentar saya paka kamu di situ. Belum tahu siapa saya!?,” kata petugas tersebut kepada Gifari

Gifari memilih tidak membalas. Ia kemudian pergi dari lokasi dan melanjutkan aktivitasnya.

Bagi Gifari, teguran soal posisi berdiri bukan persoalan. Ia memahami petugas memang berkewajiban menjaga jalur kendaraan dan keamanan kegiatan.

Namun, yang menjadi persoalan adalah cara menyampaikannya.

“Kalau memang posisi saya mengganggu arus kendaraan, saya bisa diarahkan dengan baik. Saya juga langsung mengikuti arahan tersebut. Tetapi perkataan selanjutnya menurut saya sudah tidak pantas,” kata Gifari.

“Ini bukan soal saya mau tunjuk jago atau dendam. Saya menyampaikan ini supaya ke depan cara menegur bisa diperbaiki lagi. Kami memahami bapak mungkin sedang capek berdiri di bawah terik matahari, tetapi tolong jangan ada kata-kata yang terkesan mengancam kepada masyarakat sipil seperti kami,” tambah Gifari.

Baca Juga :   Pemkab Banggai Laut Ajukan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Realisasi Pendapatan Tembus 97,02 Persen

Peristiwa ini kemudian menjadi perhatian Aliansi Jurnalis Banggai Laut (AJBL).

Ketua AJBL, Rahman Mustika, menyayangkan kejadian tersebut dan berharap komunikasi antara petugas dengan masyarakat, termasuk jurnalis yang sedang bekerja, tetap mengedepankan sikap saling menghormati.

Sampai berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait identitas aparat tersebut maupun versi kejadian dari pihak petugas.

Meski demikian, Aliansi Jurnalis Banggai Laut mendesak adanya evaluasi terhadap pelaksanaan tugas personel yang terlibat dalam pengamanan kegiatan tersebut.***