SUARAKERATON.ID– Api boleh saja padam. Asap boleh perlahan menghilang. Tetapi bagi warga korban kebakaran di Desa Tinakin Laut, Kecamatan Banggai, Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah, luka akibat musibah itu terasa masih menyala.
Rumah yang selama ini menjadi tempat pulang kini tinggal puing. Pakaian, perlengkapan rumah tangga, hingga kebutuhan sehari-hari ikut musnah bersama dilahap si Jago Merah. Yang tersisa adalah kehilangan dan keharusan untuk kembali menata hidup dari titik paling awal.

Di tengah duka musibah kebakaran itu, kepedulian datang bukan dalam bentuk yang mewah. Anggota Gerakan Pramuka Saka Bakti Husada Pangkalan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Banggai Laut datang membawa pakaian layak pakai dan uang tunai hasil donasi.
Kamis, 17 September 2026, para anggota Pramuka Saka Bakti Husada mendatangi langsung warga yang terdampak kebakaran.
Mereka datang tidak dengan tangan kosong. Mereka datang membawa bantuan yang dihimpun dari unsur Pamong, Instruktur, serta anggota Pramuka Saka Bakti Husada.
Pakaian layak pakai diserahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga yang kehilangan barang-barang pribadi dalam kebakaran. Sementara bantuan uang tunai diharapkan dapat digunakan untuk kebutuhan mendesak para korban.

Jumlahnya mungkin tidak sebanding dengan besarnya kerugian yang dialami. Tetapi dalam situasi seperti ini, bantuan tidak selalu dinilai dari nominalnya.
Ada kepedulian yang diperlihatkan dan ada pesan sederhana yang diterjemahkan, bahwa para korban tidak sendirian menghadapi hari-hari sulit setelah rumah mereka dilalap api.

Bantuan itu diserahkan kepada kepala dusun setempat dan disaksikan langsung oleh warga korban kebakaran.
Momen tersebut berlangsung sederhana. Tanpa seremoni panjang. Namun justru dari kesederhanaan itu terlihat bagaimana semangat Gerakan Pramuka tidak hanya hidup dalam kegiatan kepramukaan saja teli juga hadir ketika masyarakat membutuhkan.
Instruktur Pramuka Saka Bakti Husada, Sabrianto, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian kepada warga yang sedang menghadapi masa sulit setelah musibah kebakaran.

“Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian kami kepada saudara-saudara yang tertimpa musibah,” ucap Sabri pada Media, Jumat (18/9/26).
Ia berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban warga yang terdampak kebakaran.***











